Acungkan Senpi, Terduga Pelaku Narkoba Tewas Ditembak

  • Whatsapp
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Teman Wanita Terserempet Peluru

Limapuluh Kota, NNews– Kian berani, pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) tak segan acungkan senjata api (Senpi) kepada aparat penegak hukum. Alhasil, tersangkapun tewas tertembus timah panas di bagian leher ketika dicegat personel Polisi Resort (Polres) Limapuluh Kota, Sabtu(7/9) pagi.

Dibawah komando Kapolres, AKBP Haris Hadis, personel gabungan Polres Limapuluh Kota, tembak mati terduga pelaku pengedar narkoba berinisial YD, 35, usai nekat mengabaikan tembakan peringatan polisi Selasa sekitar pukul 09.30 WIB, kemarin.

Bacaan Lainnya

Diketahui warga Pekanbaru-Riau yang diduga sebagai pengedar Narkoba itu, terjadi saat tersangka hendak melintas di depan Mapolsek Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota hingga dilakukan pengejaran hingga dihentikan di Kawasan Ketinggian Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sementara seorang teman wanitanya WH, 27, yang diketahui ibu dua anak itu, juga mengalami sejumlah luka diduga akibat terkena serempet peluru. Bukan tak beralasan, sebab dari penangkapan tersebut juga diamankan sekitar setengah kilogram Narkoba jenis sabu-sabu yang dibungkus dengan sejumlah plastik. Selain itu juga diamankan 1 timbangan digital dan 1 senjata api pistol FN .

AKBP. Haris Hadis didampingi Wakapolres Kompol. Abduh Syukur Felani, Kasat Resnarkoba, Iptu. Hendri Has, Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther, Kasubag Humas serta sejumlah perwira menyebutkan tersangka berhasil dilumpuhkan setelah sebelumnya aksi kejar-kejaran sejak diwilayah Polsek Pangkalan.

” Tersangka berhasil dilumpuhkan setelah sebelumnya melarikan diri saat mengetahui petugas melakukan razia di wilayah Polsek Pangkalan, saat kabur dengan mobil itulah tersangka sempat mengacungkan senjata api kepada pengendara.” Sebut AKBP di Mapolres Limapuluh Kota, kemarin.

Putra Pesisir Selatan itu juga mengatakan bahwa, petugas di Pangkalan segera menginformasikan peringatan bahaya itu kepada jajaran kepolisian Polres Limapuluh Kota, sehingga di lakukan pencegatan dengan pola pemeriksaa kendaraan dengan teliti dan hati-hati. Benar saja, tersangka tak segan mengacungkan sejata ke petugas, peringatan bahaya itu tentu disikapi petugas untuk segera melumpuhkannya.

Peristiwa penangkapan berawal dari pelaksanaan razia dalam operasi Patuh di wilayah hukum Polsek Pangkalan sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu(6/9). Operasi patuh yang dipimpim Kanit Turjawali Lantas, Ipda Apriman Sural itu menghentikan sebuah mobil jenis Honda Jazz warna Putih.

Namun mobil yang dimaksud menolak untuk berhenti, terus tancap gas dengan kecepatan tinggi sambil mengacungkan senjata api kepada petugas dari dalam mobil. Tentu saja membuat petugas kepolisian merasa terancam dan mencium ada sesuatu yang tak biasa terjadi dan disembunyikan tersangka.

Menangkap gelagat tidak biasa dan menjadi peringatan bahaya, kemudian Kanit Turjawali, Ipda Apriman Sural menghubungi Kanit SPKT Polres Limapuluh Kota, Aipda Romi Paslah untuk melakukan razia didepan Mako Polres bersama personil Reskrim, Resnarkoba dan Satlantas.

Ternyata benar, berselang satu jam kemudian mobil yang dicurigai terlihat hendak melintas dari arah Pangakalan Koto Baru. Kemudian dilakukan upaya memberhentikannya oleh personel gabungan yang telah siap siaga. Sesampainya didepan Mako Polres Limapuluh Kota.

Sayangnya pengemudi nekat ini tak mau berhenti dan justru menabrak mobil yang berada di depannya yang juga diberhentikan polisi. Kemudian mobil jazz yang dikemudikan tersangka coba untuk mundur dengan maksud ingin menerobos untuk kabur, sayang ditabrak mobil yang berada di belakangnya.

Disaat itulah, pengemudi nekat itu mengacungkan senjata api hingga personel mencoba memperingatkan dengan tembakan peringatan sembari meminta tersangka turun dari mobil dan menyerahkan diri kepada petugas Polres Limapuluh Kota.

Sayangnya tersangka tak menggubris tembakan peringatan dan tidak mau keluar dari mobilnya, tersangka malah tetap memberi ancaman dengan acungan senpi ditangannya. Sehingga personel polisi terpaksa mengarahkan sejumlah tembakan ke mobil tersangka. Satu peluru menembus bagian dekat leher tersangka.

Sementara teman tersangka, WH yang ikut terkena tembakan dibagian tangan kanan sempat dirawat di RSUD Adnaan WD Payakumbuh sebelum akhirnya ditahan di Mapolres Limapuluh Kota.

Polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) diduga narkotika jenis sabu-sabu yang dibungkus plastik dengan berat sekitar 400 gram, kemudia Satu unit mobil Honda Jazz warna Putih nomor polisi. BM 1516 SF serta senpi jenis FN dan sejumlah barang bukti lainnya.(m)

Sumber Foto Humas Polres Limapuluh Kota

Sumber Foto Humas Polres Limapuluh Kota
Sumber Foto Humas Polres Limapuluh Kota
Sumber Foto Humas Polres Limapuluh Kota
Sumber Foto Humas Polres Limapuluh Kota
Sumber Foto Humas Polres Limapuluh Kota

Pos terkait

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia