Emak-emak Minta Liburkan Sekolah

  • Whatsapp
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Limapuluh Kota, NNews–Kualitas udara di Kabupaten Limapuluh Kota kian memburuk, secara kasat mata jarak pandang kian pendek. Udara mulai terasa membuat nafas sesak. Sementara hujan tak kunjung turun sejak beberapa hari terakhir.

“Udara semakin tak sehat, apa saja yang sudah dilakukan pemerintah sebagai langkah antisipasi. Dilihat sekeliling hanya terlihat putih saja, nafas mulai terasa sesak dan membuat mata perih. Anak-anak masih tetap harus keluar rumah untuk pergi ke sekolah,”ucap Indriani warga Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu(22/9) siang.

Bacaan Lainnya

Sebagian ibu rumah tangga dan masyarakat lainnya juga mulai mempertanyakan langkah pemerintah untuk mendesak pemadaman api sumber kebakaran yang katanya menjadi penyebab utama polusi udara sejak beberapa pekan terakhir ini.

“Jika perlu tiap kabupaten atau kota yang ada  di pulau Sumatera ini mengirimkan armada pemadam kebakaran kesejumlah titik-titik api kebakaran hutan. Sehingga kita tak lagi berada dalam polusi udara yang tercemar dan membahayakan kesehatan ini,”sebut Amir menambahkan.

Benar saja, berdasarkan pantauan NNews sejak Sabtu(21/9) hingga Minggu(22/9), kualitas udara memang kian memburuk di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Buktinya ketika berada di Kota Payakumbuh, disekeliling hanya akan terlihat putih diselimuti asap.

“Jarak sekitar satu kilometer bahkan mungkin kurang dari itu, sudah dipastikan tak akan terlihat lagi. Kita hanya akan bisa melihat putih saja. Begitulah kondisinya saat ini,”sebut Roni salah seorang warga Kota Payakumbuh berharap bencana kabut asap segera berakhir.(h)

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia