Empat Karyawan Bank Asal Limapuluh Kota Terpapar Covid-19 di Payakumbuh

  • Whatsapp

Limapuluh Kota, kcekdata.com– Terus bertambah warga terpapar Covid-19 di Limapuluh Kota sejak beberpa pekan terakhir. Rabu(2/9), kembali terjadi penambahan Empat orang warga Limapuluh Kota terpapar. Semuannya bekerja disalah satu Bank di Kota Payakumbuh, dinyatakan terkonfirmasi positif.

Hal itu dilaporkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Kabupaten Limapuluh Kota, Ferry Chofa melalui rellisnya kepada kecekdata.com perwakilan Payakumbuh-Limapuluh Kota, Rabu(2/9) malam.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya berdasarkan informasi yang beredar di sejumlah group media sosial, terdapat sebanyak 7 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan laporan data warga Payakumbuh. Ternyata dari data tersebut, Empat orang diantaranya warga Limapuluh Kota yang bekerja di Kota Payakumbuh.

“Memang sebelumnya warga terkonfirmasi positif Limapuluh Kota dilaporkan tim gugus provinsi Sumbar sebagai warga Kota Payakumbuh. Namun Empat diantaranya merupakan warga Kabupaten Limapuluh Kota,”ungkap Jubir Gugus Tugas Kabupaten Limapuluh Kota, Ferry Chofa.

Data terkonfirmasi positif tersebut berasal dari nagari dan kecamatan berbeda di Kabupaten Limapuluh Kota. Warga yang terpapar itu berinisial MGI, 31, seorang pria yang beralamat di Jorong Limbanang Baruah, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki.

Kemudian warga berinisial,SAE ,24, seorang perempuan warga Jorong Kapalo Koto, Nagari Andaleh, Kecamatan Luak. Selanjutnya, WS,30, juga seorang wanita yang beralamat di Jorong Jopang, Nagari Jopang Manganti, Kecamatan Mungka.

Terakhir, IW, seorang pria berusia 41 tahun, warga Jorong Balai Rupih, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh. Keempat orang ini merupakan karyawan salh satu Bank swasta di Kota Payakumbuh dan diduga terpapar saat melakukan aktifitas pekerjaan di Bank tersebut.

Warga Limapuluh Kota yang terkonfirmasi positif tersebut, saat ini hanya bisa melakukan isolasi mandiri. Sebab lonjakan kasu yang terjadi cukup tinggi. Sehingga ruang isolasi dan karantina di Sumatera Barat, tidak mencukupi menampung warga yang terpapar.

“Hingga saat ini, berdasarkan data Gugus Tugas Kabupaten Limapuluh Kota, hingga Rabu(2/9) warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah berjumlah sebanyak 47 orang dengan Satu orang meninggal.(*)

Pos terkait