RS Penuh, Positif Covid-19 Terpaksa Isolasi di Rumdin Puskesmas

  • Whatsapp

Limapuluh Kota, kcekdata.com– Salah seorang warga, Jorong Atas, Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota yang terkonfirmasi positif Covid-19, terpaksa harus dikarantina di Rumah Dinas (Rumdin) Puskesmas Situjuh.

Sebab tidak ada lagi tempat dirumah sakit dan Balai Karantina, karena lonjakan jumlah pasien positif Covid-19 di Sumatera Barat sejak beberapa pekan terakhir.

Bacaan Lainnya

“Warga berinisial, E yang diketahui positif Covid-19, Selasa(1/9) tersebut, tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri. Sementara disisi lain, tempat karantina tak tersedia. Sehingga pilihannya menggunakan Rumdin Puskesmas sebagai tempat alternatifnya,”ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Limapuluh Kota, Ferry Chofa, Selasa malam.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, Kepala Puskesmas, dan Walinagari serta diketahui pihak Pemkab, perempuan berusia 40 tahun yang terkonfirmasi positif covid-19 tersebut, sementara diisolasi di rumah dinas
Puskesmas Situjuh.

“Konsekuensinya, layanan Puskesmas Situjuh akan
ditutup sementara waktu hingga didapatkan tempat isolasi, terhitung 2 September 2020 ini. Sementara
Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota sedang mengupayakan secepatnya solusi tempat isolasi,”terang Ferry Chofa.

Dua Pasien Sembuh

Jika kabar buruknya RS dan tempat karantina untuk pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang sudah penuh, kabar baik nya Dua orang yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 di Limapulub Kota, berhasil sembuh.

Kedua orang itu, MY, 67, warga Situjuah Banda Dalam, Kecamatan Situjuah Limo Nagari dan MK, 59, warga Taram, Kecamatan Harau. “Sehingga Limapuluh Kota tercatat sebanyak 18 orang sembuh dari total terakumulasi positif 43 orang. Satu orang meninggal dan 24 orang lainnya menjalani isolasi disejumlah tempat,”rinci Jubir Gugus Tugas.(*)

Pos terkait