Simpang Sugiran Dihantam Banjir

  • Whatsapp
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Jembatan, Kolam dan Sawah Warga Terdampak

Limapuluh Kota, kcekdata.com–Hujan lebat yang mengguyur sejak, Rabu(2/9) sore hingga malam, sebabkan sungai meluap menrusak kolam ikan, sawah dan memutus salah satu jembatan di Nagari Simpang Sugiran, Kecamatan Guguak, Limapuluh Kota.

“Hujan tersebut berakibat terjadinya luapan air yang menggenangi dan meluluh lantakkan areal persawahan dan kolam ikan masyarakat,”ungkap mantan Walinagari Simpang Sugiran, Iswaris Chan bersama Penjabat (Pj) Walnag, Eriziulman, Rabu malam.

Bacaan Lainnya

Lokasi terparah, berada di Jorong Baliak dan Jorong Boncah dengan rubuhnya salah satu jembatan di jalan lingkar yang menghubungkan Kedua jorong. Parahnya, bongkahan jembatan yang hancur menutup aliran air di saluran irigasi, Bandar Tuak Amat.

“Hingga tebing penahan bandar irigasi tersebut. Sehingga menimbulkan luapan air luar biasa yang meruntuhkan areal persawahan dan kolam ikan masyarakat,”sebut Iswaris Chan.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Pj Walinagari, diperkirakan kerugian yang diderita masyarakat secara keseluruhan mencapai angka ratusan juta.

Areal persawahan yang terparah terkena dampak, milik Ismon Nurhalim, 54, kemudian kolam ikan milik, Yumfarisna,55. Kedua warga ini menederita kerugian cukup besar akibat bencana yang menimpa Simpang Sugiran.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kendati begitu, warga masyarakat sangat prihatin dan secara spontan membantu evakuasi dan penyelematan sebisanya meminimalisir kerusakan akibat terjangan air,”ucap Pj Walnag, Erizulman bersama mantan Walnag, Iswaris Chan.

Turun langsung malam itu juga, Penjabat (Pj) Walinagari Simpang Sugiran, Errizulman, Sekretaris Nagari Simpang Sugiran Ade Putra, Kepala Jorong Baliak Afrinaldi hingga mantan Walinagari, Simpang Sugiran, Iswaris Chan.

Kamis(3/9) pagi masyarakat langsung melakukan gotong royong yang turut dihadiri, pemerintah Kecamatan Guguak, jajaran BPBD Limapuluh Kota dibawah komando Kabid Kedaruratan dan Logistik Rahmadinol.

Begitu juga jajaran Polsek Guguak yang dipimpin langsung Kapolsek Guguak, Iptu Farzan, Koramil 06 Guguk dan personil Polres Limapuluh Kota.

“Banyak material runtuhan tebing penahan bandar dan pohon tumbang. Sehingga membutuhkan alat berat untuk pembersihan. Ada alat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Limapuluh Kota yang dikerahkan untuk melakukan pembersihan,”ucap Kalaksa BPBD, Joni Amir bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL), Rahmadinol, Kamis(3/9).

Pekerjaan tanggap darurat yang bisa dikerjakan, baru sebatas pembersihan material runtuhan jembatan. Selanjutnya akan diupayakan untuk irigasi kembali mengalir normal. Sementara warga juga sangat berharap, jembatan putus bisa dihubungkan kembali.(*)

Pos terkait

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia