Covid-19 Liko Didominasi Cluster Perkantoran Lima Orang Positif Terbaru

  • Whatsapp
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Limapuluh Kota, kcekdata.com — Tak hanya Kota Payakumbuh saat ini yang diwarnai cluster perkantoran Covid-19, Kabupaten Limapuluh Kota juga mencatat hal yang sama. Lima orang yang terkonfirmasi positif, Minggu(18/10) didominasi pekerja kantoran.

“Terjadi penambahan Lima kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Limapuluh Kota berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Laboratorium Biomedik, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas Padang, hari ini (kemarin, red),”ungkap Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Kabupaten Limapuluh Kota, Ferry Chofa, Minggu(18/10) sore.

Bacaan Lainnya

Latar belakang pekerjaan yang terkonfirmasi positif itu, satpam dan karyawan salah satu Bank, Guru dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja di Sekretariat Daerah Kota (Sekdako) Payakumbuh.

Terkonfirmasi positif itu rinciannya, seorang pria berinisial, PW, berusia 28 tahun yang beralamat di Jorong Tabing Ranah, Nagari Simalanggang, Kecamatan payakumbuh. Pria ini sehari-hari bekerja sebagai Satpam BNI Unit Dangung-Dangung yang diduga terpapar ditempat kerja.

Kemudian seorang perempuan berinisial, RY, berusia 33 tahun yang alamatnya di Jorong Koto Kociak, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak. Wanita ini merupakan karyawan Back Office BNI Payakumbuh, diduga juga terpapar ditempat kerja.

Selanjutnya juga perempuan berinisial, MDP, berusia 35 tahun asal Jorong Ampang Gadang I, Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan yang berprofesi sebagai PNS Guru SD 01 Maek.

Terkonfirmasi positif lainnya seorang perempuan berinisial, UA, berusia 20 tahun asal Jorong VIII Kampuang, Nagari Sungai Kamuyang, Kecamatan Luak. Perempuan muda ini diketahui bekerja sebagai THL Setdako Payakumbuh yang diduga terpapar dengan riwayat perjalanan dari Pekanbaru.

Terakhir perempuan berinisial, A, berusia 58 tahun asal Jorong Kandang Lamo, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga dan merupakan kasus suspek RS Adnan WD Payakumbuh.

“Setelah ASN di Sekretariat Daerah, Dinas PU, dan BKSPDM, dalam minggu ini beberapa ASN di lingkup Dinas Kesehatan dan Dinas Komunikasi dan Informatika juga terpapar dan terkonfirmasi positif, persisnya 3 orang ASN Dinas Kesehatan dan 1 orang ASN Diskominfo. Semuanya tercatat dan berdomisili di Kota Payakumbuh,”terang Ferry Chofa.(*)

Pos terkait

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia