Polisi Gagalkan Peredaran 135 Paket Ganja di Limapuluh Kota

  • Whatsapp

Sebelumnya 200 Paket, Rencana Bakal Dikirim ke Lampung

Limapuluh Kota, kcekdata.com — Polisi berhasil gagalkan peredaran 135 paket narkotika jenis ganja kering. Ganja asal Aceh yang diperkirakan seberat 135 kilogram itu berhasil diamankan dari tangan dua orang tersangka di Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu(28/10) dini hari.

Selain 135 paket ganja, polisi awalnya juga mengamankan tiga paket kecil narkoba jenis Sabu-sabu. Penangkapan tersangka yang diduga akan pesta sabu itulah, awal terkuaknya pengungkapan narkoba jenis ganja dalam jumlah besar tersebut.

Bacaan Lainnya

“Rabu (28/10) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB, Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota menangkap tersangka, RS dan YFA di Kenagarian Jopang Manganti dan di sana diamankan tiga paket kecil sabu dan satu paket ganja kering, uang Rp600 ribu serta dua unit hp. Kemudian dilakukan pengembangan,” ekspose Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro dihadapan wartawan di Markas Polres Limapuluh Kota, Kamis(29/10).

Bersama Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, AKBP Fery Herlambang, Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko Santoso, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro, menggelar sejumlah barang bukti ganja dan sabu-sabu beserta sejumlah barang bukti lainnya dan dua orang tersangka, RS dan YFA.

Pengungkapan kasus besar sindikat narkoba antar provinsi ini berawal dari tertangkapnya dua orang tersangka di Jorong Jopang, Nagari Jopangmanganti, Kecamatan Mungka, Rabu dini hari. Sebab berdasarkan informasi masyarakat di Jopangmanganti, dicurigai terjadi praktik penyalahgunaan narkoba.

Ternyata setelah dilakukan penyelidikan dan pengintaian, polisi menangkap dua orang tersangka sedang berada disalah satu rumah di Jorong Manganti. Kemduian dilakukan penggeledahan yang disaksikan perangkat nagari setempat. Sehingga ditemukan barang bukti berupa Tiga paket kecil narkotika golongan I bukan tanaman, jenis Sabu yang dibungkus dengan plastik klip bening.

Kemudian Satuan Reserese Narkoba Polres Limapuluh Kota yang dipimpin Kasat, Iptu Hendri Has melakukan pengembangan terhadap kedua tersangka dan menggiring tersangka kerumahnya yang berada di Jorong Pabatungan, Nagari Taeh Bukik. Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota melakukan koordinasi dengan Satres Narkoba Polres Payakumbuh yang dipimpin Kasat, Iptu Desneri.

“Karena disana itu, merupakan wilayah hukum Polres Payakumbuh. Sehingga Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Payakumbuh untuk pengembangan kasus ini,”terang Ditresnarkoba Polda Sumbar ini dihadapan wartawan.

Pada TKP Kedua kedua tersebut, Satres Narkoba dari Duo Polres melakukan penggeledahan dan meminta tersangka menunjukkan barang bukti kepemilikan narkoba dirumahnya. Ternyata tak hanya sekedar sabu, paket ganja kering siap edar berhasil ditemukan dengan total sebanyak 135 paket dengan perkiraan berat masing-masing paket sekitar Satu kilogram.

“Paket itu dibungkus menggunakan lakban warna Coklat, kemudian dimasukkan dalam karung warana dominan Putih berukuran besar yang diletakkan tidak jauh dari rumah tersangka RS,”ungkap Kombes Pol Wahyu didampingi Kapolres AKBP Trisno Eko Santoso dan AKBP Alex Prawira, kemarin.

Puluhan Paket Sudah Beredar

Selanjutnya polisi melakukan pengembangan dari kedua tersangka dan mendapatkan informasi lainnya yang cukup mengejutkan. Sebab sebelumnya ganja yang dikirim memggunakan jalur darat dengan jasa penjemputan menggunakan truck tersebut, jumlahnya sebanyak 200 paket.

Artinya 65 paket lainnya sudah terlanjur beredar di Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Selain itu polisi juga telah mendapatkan informasi terkait tersangka lainnya yang berperan sebagai yang kini masuk daftar pencarian orang. Tersangka yang kini menjadi daftar pencarian orang tersebut berperan sebagai orang yang mendatangkan ganja tersebut.

“Sekarang kami juga terus melakukan pengembangan dan masih ada dua yang ditetapkan DPO, yakni E dan Y yang terlibat mendatangkan barang,” ujar Diresnarkoba, Kombes Pol Wahyu, kemarin.

Usai press release Dir Resnarkoba sempat mempertanyakan ganja yang berhasil diungkap akan diedarkan dimana saja. Menurut pengakuan tersangka, sebagian juga akan dikirim ke Lampung.”Rencananya juga akan dikirim kelampung pak,”jawab tersangka sambil tetap menghadap kedinding dengan rompi Oranye dan tangan terborgol, kemarin.

Tersangka kata, Diresnarkoba, bisa berstatus bandar atau pengedar. “Namun yang jelas perbuatan, kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman seumur hidup,”tegas Diresnarkoba Polda Sumbar ini menambahkan.

Polisi tidak bisa bekerja sendiri, peran aktif dan kerjasama masyarakat sangat dibutuhkan untuk pemberantasan peredaran ilegal narkotika. “Kita menghimbau seluruh elemen masyarakat terus membantu aparat kepolisian bersama-sama memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba,”tukas Kombes Pol Wahyu.

Semenatara Ketua DPRD Kabupaten Limapulub Kota, Deni Asra, sangat berterimakasih terhadap upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan Polri di Kabupaten Limapuluh Kota.”Tetap semangat, kita bersama masyarakat akan terus mendukung upaya pemberantasan narkoba. Selamat untuk jajaran Satresnarkoba Polres Payakumbuh, Limapuluh Kota, Polda Sumbar,”ungkap Deni Asra apresiatif.

Berada dipelintasan Sumatera, Limapuluh Kota merupakan salah satu daerah yang terbilang cukup empuk menjadi sasaran peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Banyak kabupaten kota bisa dijangkau dari Limapuluh Kota dengan mudah.

Limapuluh Kota Terbanyak

Sepanjang tahun 2020 menurut Direktur Reserse Kriminal Polda Sumbar, Kombes Pol Wahyu Sribintoro, mengungkap paket ganja terbanyak. Polres lainnya diwilayah hukim Polda Sumbar.

“Sebelumnya Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar juga mengungkap sebanyak 110 kilogram ganja, kemudian Polres Payakumbuh sebanyak 100 kologram ganja, lalu Limapuluh Kota dengan 135 paket ganja nya,”ungkap Dir Reserse Narkoba.(*)

Grafis
BARANG BUKTI:*

  1. 3 (tiga) Paket kecil Narkotika Golongan I Bukan Tanaman Jenis Sabu yang di bungkus dengan plastik klip bening.
  2. 135 (Seratus tiga puluh lima) Paket Besar Narkotika Golongan I Jenis Ganja Kering yang di Balut dengan Lakban Warna Kuning dan dimasukkan kedalam Karung Putih kombinasi biru merah.
  3. 1 (satu) Unit Timbangan Digital merk Pocket Scale warna hitam
  4. 1 (satu) Unit Handphone Merk Oppo Warna Hitam
  5. 1 (satu) Unit Handphone Merk Realme Warna Ungu

KRONOLOGIS KEJADIAN:*

  1. Berawal Dari Informasi Masyarakat Bahwa di wilayah Hukum Polres 50 Kota Yaitu di Kecamatan Mungka sering terjadi penyalahgunaan Narkotika,kemudian Anggota Satresnarkoba Polres 50 Kota mendalami informasi tersebut kemudian dapat dilakukan penangkapan terhadap 2 (dua) orang tersangka Laki-laki.
  2. Penangkapan di sebuah rumah yang berada di jorong Jopang Kenagarian Jopang Manganti Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota dan dilakukan penggeledahan terhadap pelaku yang disaksikan oleh perangkat nagari dan masyarakat setempat. Pada saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan ditemukan Barang bukti berupa TigaPaket kecil Narkotika Golongan I Bukan Tanaman Jenis Sabu yang dibungkus dengan plastik klip bening,1 (satu) Unit Handphone Merk Oppo Warna Hitam,1 (satu) Unit Handphone Merk Realme Warna Ungu.
  3. Kemudian setelah itu dilakukan pengembangan terhadap tersangka yang di back up oleh Sat Resnarkoba Polres Payakumbuh kemudian dilakukan penggeledahan di sebuah rumah milik tersangka yang berada di Jorong Pabatungan Kenagarian Taeh Bukit Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Lima Puluh Kota yang disaksikan oleh perangkat nagari setempat pada saat penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 135 (Seratus tiga puluh lima) Paket Besar Narkotika Golongan I Tanaman Jenis Ganja Kering yang dibalut dengan lakban warna kuning yang dimasukkan kedalam karung plastik putih kombinasi biru merah,1 (satu) Unit Timbangan Digital merk Pocket Scale warna hitam.
  4. Selanjutnya Tersangka beserta barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polres 50 kota untuk pemeriksaan.untuk perkara Narkotika Golongan I Bukan Tanaman Jenis Sabu diproses di Polres 50 Kota sedangkan untuk Barang Bukti Narkotika Golongan I Tanaman Jenis Ganja Kering penyidikannya diproses di Polres Payakumbuh karena Locus delicti nya berada di wilayah hukum Polres Payakumbuh.

Pos terkait