Rencana Sekolah Tatap Muka Kembali Gagal

  • Whatsapp
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Belajar Dirumah Menyulitkan

Payakumbuh, kcekdata.com — Usai Pemerintah Kota Payakumbuh umumkan sekolah tatap muka akan segera dimulai , Senin(12/10) depan. Namun beredar informasi, Kamis(8/10), sekolah tatap muka batal dilaksanakan. Sebab adanya penambahan kasus positif Covid-19.

“Kabarnya, sekolah tatap muka untuk anak-anak kelas tinggi yang direncanakan, Senin (13/10) depan, kembali gagal digelar. Sebab informasinya ada penambahan terkonfirmasi positif Covid-19,”ucap Ayat Fadhil, salah seorang orang tua murid di Kota Payakumbuh, Kamis(8/10).

Bacaan Lainnya

Hal yang sama diungkapkan, Arif, salah seorang tenag pendidik di salah satu sekolah swasta di Kota Payakumbuh,”Kemarin sudah diumumkan untuk sekolah tatap muka pekan depan, tapi sepertinya gagal lagi. Sebab kembali diinformasikan, sekolahntatap muka belum bisa dilaksanakan,”sebut Arif, kemarin.

Hanya saja, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Agustion belum memberikan keterangan resmi. Saat coba dihubungi via telepon genggam maupun pesan WhatsAap, Kadisdik Kota Payakumbuh, Agustion belum merespon hingga berita dikirim ke meja redaksi.

Namun gagalnya dimulai sekolah tatap muka kembali pekan depan itu, dibenarkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh, Jhon Kenedy.”Benar, hasil rapat tadi (kemarin, red) memang sekolah tatap muka diundur. Sebab prediksi Payakumbuh akan berstatus orange tidak terwujud dengan adanya penambahan kasus positiv Covid-19 dua hari sebelumnya,”jelas Kadiskominfo, Kamis malam.

Disisi lain para orang tua mulai resah dan keluhkan metode Sekolah dari rumah dimasa pandemi Covid-19 ini. Sebab membutuhkan waktu, tenaga dan kemampuan ekstra para orang tua menggantikan peran guru dirumah.

“Bukan hanya sekedar anak yang kesulitan, kita orang tua yang berharap ilmu bisa diserap anak dengan baik sesuai bahan pembelajaran yang diberikan guru dari sekolah. Sehingga membutuhkan waktu lagi bagi orang tua untuk memahami pembelajaran dan mentransferbya ke anak,”ucap, Rita Satria seorang ibu rumah tangga kepada kcekdata.com, Kamis siang.

Pemilik usaha Cafe, Sarapan dan Katering ini, tentunya merasa sangat kesulitan. Sebab membutuhkan waktu panjang dan tenaga ekstra untuk membimbing anak belajar.”Hanya malam waktu tersisa untuk mengajar anak-anak dirumah. Itupun sudah dalam kondisi yang capek. Sehingga mudah emosi dibuatnya,”tambah Rita.

Orang tua lainnya juga merasakan hal yang sama, pembelajaran bagi anak, memang tak bisa hanya sekedar melalui bahan ajar virtual saja. Karena bagi anak, pendampingan itulah yang utama. Sebab jika tak didampingi kecenderungan anak-anak untuk bermain lebih tinggi ketimbang belajar.

“Jika diberikan android untuk belajar, jika tak diawasi malah main game sampai batrai habis. Sementara kita juga bekerja dan tak bisa melakukan pengawasan full untuk anak sepanjang hari. Sementara bahan pelajaran dan tugasnya cukup banyak,”sebut Nanda, ibu rumah tangga lainnya yang berharap anak-anak kembali sekolah dengan protokol kesehatan dan keselamatan yang ketat.

Sebelumnya Pemerintah Kota Payakumbuh melalui rellis Diskominfo menyebutkan, akan segera melaksanakan sekolah tatap muka kembali Senin, 12 Oktober 2020 mendatang. Rencana kembali ke sekolah itu sempat gagal dilaksanakan beberapa minggu yang lalu karena Payakumbuh mengalami peningkatan kasus Positif Covid-19.

Kembali masuk sekolah ini bukan untuk siswa sekolah seluruhnya, masih ada batasan bagi siswa kelas rendah atau kelas 3 SD kebawah yang tetap mengikuti proses belajar mengajar secara daring.

Bagi Sekolah Dasar (SD) pembelajaran tatap muka terbatas hanya dilakukan untuk dua mata pelajaran, yakni Matematika dan IPA. Sedangkan untuk SMP, terdapat tiga mata pelajaran yaitu matematika, IPA, Bahasa Inggris dan untuk MTsN ditambah satu mata pelajaran Bahasa Arab.

“Untuk SD pembelajaran ini hanya untuk kelas tinggi atau kelas 4, 5 dan 6 yang kelas rendah masih daring. Kalau SMP dan MTsN sudah semuanya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, AH Agustion kepada media, Selasa (6/10).(m)

Pos terkait

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia