Tim Sar Temukan Tiga Orang Hilang Suayan-Kamang

  • Whatsapp

Limapuluh Kota, kcekdata.com — Tim Sar berhasil menenemukan tanda keberadaan orang yang dinyatakan belum kembali sejak berangkat menyusuri hutan Perbatasan Nagari Suayan, Kabupaten Limapuluh Kota dengan Kamang Hilia, Kabupaten Agam, Sabtu(3/10) akhir pekan lalu. Tiga orang diantaranya sudah berhasil ditemukan.

Hal itu diungkapkan, Kepala Pos Basarnas Limapuluh Kota, Roby Syahputra, saat dihubungi kcekdata.com, Minggu(4/10) sekitar pukul 17.15 WIB. Menurut Roby yang juga belum bisa memastikan berapa jumlah sebenarnya orang hilang yang disebutkan sekitar 84 orang itu.

Bacaan Lainnya

“Kita mendapat informasi terakhir dari teman-teman yang melakukan pencarian dari arah Suayan, tiga orang diantaranya berhasil ditemukan. Saat ini sedang diberikan makan dan disuruh untuk tinggal memulihkan kondisi tubuh sembari menunggu tim penjeputan,”ucap Roby saat dihubungi via telepon selulernya, kemarin.

Menurut Basarnas, pencarian juga sudah memperlihatkan tanda-tanda, namun hutan yang cukup luas, cuaca hujan yang menyebabkan jalan licin menjadi sebuah kendala pencarian. Kendati begitu Tim Sar terus melakukan pencarian untuk menemukan orang yang dikabarkan juga sudah ada mengalami cidera.

“Kita belum bisa pastikan, apakah tanda-tanda yang sudah bisa ditemukan tim yang dari Suayan. Namun hingga saat ini (Sore kemarin, red) itu baru yang berhasil ditemukan. tiga orang yang berhasil ditemukan menunggu logistik,”tukas Roby.

Sementara, Camat Akabiluru Kris La Deva Minggu sore mengatakan, pencarian sudah dilakukan Tim Sar dan warga. Kendati begitu, radius pencarian cukup luas ditengah hutan perbatasan Limapukuh Kota dan kabupaten Agam itu.

“Tim dari Suayan juga sudah melakukan pencarian, Informasi dari Kepala Jorong dan Walinagari Suayan yang sebelumnnya juga berbarengan dengan para pemuda tersebut, bekal dan peralatan untuk bermalam, hanya saja mungkin minim penerangan,”ucap Camat Akabiluru.

Terpisah, Kepala Jorong Suayan Rondah, Riswandi menyebutkan, dirinya bersama 13 orang lainnya juga bersama-sama dengan pemuda yang dinyatakan hilang. Sebab pada hari yang sama-sama menuju hutan. Kepala Jorong bersama Walinagari dan Perangkat Nagari bertujuan mencari objek wisata baru nagari yang tak jauh dari pinggir nagari.

“Hanya saja pemuda-pemuda ini, melanjutkan perjalanan untuk terus menyusuri hutan dan berniat keluar di Kamang. Namun hingga mereka tak kunjung sampai di Kamang. Sehingga dikhawatirkan tersesat dan dilakukan pencarian,”ucap Riswandi, Minggu sore.

Pemuda-pemuda ini kata Kepala Jorong, akan melanjutkan pencarian objek wisata “Aie Hilang” usai bersama-sama dengan perangkat nagari. Diduga tersesat dan tidak bisa kembali, sebab medan yang cukup sulit.”Para pemuda ini juga berencana keluar di Kamang, Kabupaten Agam. Namun jika diukur waktu tempuh normal yang hanya sekitar 4 jam, seharusnya para pemuda ini sudah sampai di Kamang,”ucap Kepala Jorong, Riswandi.(h)

Pos terkait