Sosialisasi Anti Pungli dan Gratifikasi Ditengah Pandemi

  • Whatsapp
Foto : Penyerahan Stiker Anti Pungli dan Gratifikasi oleh Inspektur Kota Payakumbuh, Andri Narwan ke Camat Payakumbuh Timur, Irwan Suwandi disaksikan Wakapolres Payakumbuh, Kompol Jerry Syahrim, Kasi Pemeriksa Kejari Payakumbuh Rezkinil Jusar dan Asisten III Pemko Payalimbuh, Amriul Datuak Karayiang.
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Pariwara Inspektorat

Sasar Kecamatan dan Kelurahan

Payakumbuh, kcekdata.com — Ditengah terpaan badai pandemi Covid-19, Inspektorat Kota Payakumbuh tetap semangat gelar sosialisasi pencegahan pungli dan pengendalian gratifikasi bagi aparatur kecamatan dan kelurahan. Targetnya pemahaman bagi pengguna anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Bacaan Lainnya

Sebagai Koordinator Tim Saber pungli Kota Payakumbuh, Inspektorat merangkai sosialisasi secara bertahap untuk masing-masing kecamatan di Aula Rupatama Polres Payakumbuh yang berakhir, Selasa(17/11) kemarin.

Dihadiri Wakapolres Payakumbuh,Kompol Jerry Syahrim yang juga Ketua Pelaksana Unit Pencegahan Pungli, Kota Payakumbuh. Wakapolres menghimbau agar aparatur pemerintahan tak terjebak dalam pungli dan gratifikasi. Sebab disitulah berawalnya tindak pidana korupsi yang berkonsekwensi hukum.

“Perbuatan yang biasa belum tentu benar, namun biasakanlah bertindak dan berlaku benar sesuai aturan yang berlaku. Kita berharap pemaparan dari para narasumber dari Polres Payakumbuh, Kejaksaan dan Inspektorat nanti mampu dipahami bersama,”ungkap Wakapolres Kompol Jerry Syahrim, Selasa(17/11) pagi.

Foto bersama Tim Saber Pungli Kota Payakumbuh dan narasumber serta perwakilan peserta dari Kecamatan.

Perangkat Pemerintahan Kecamatan Payakumbuh Timur dan Payakumbuh Selatan hingga Lurah dari masing-masing kecamatan antusias mendengarkan pemaparan dari para narasumber. Ada narasumber dari Inspektorat yang sudah memiliki sertifikat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sementara dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh, sosialisasi disampaikan narasumber Kasi Pemeriksa Kejari Payakumbuh, Rezkinil Jusar. Sebelumnya pada sosialisasi pencegahan pungli ini juga dipandu oleh Kepolisian Iptu H. Lubis dan Bripka Zulmi Fadhil Frengky.

Narasumber menjelaskan bentuk-bentuk tindakan pungli dan gratifikasi yang harus dipahami apartur sipil negara. Sehingga tidak berdampak hikum dan menjerat Kuasa Pengguna Anggaran (PA), KPA hingga PPK dan PPTK.

Inspektur Kota Payakumbuh, Andri Narwan meghimbau agar setiap aparatur yang menjadi peserta sosialisasi dapat memahami dan menjadikan acuan dalam bertindak dalam menjalankan pemerintahan.
“Sosialisasi ini merupakan upaya pemerintah menciptakan pelayanan yang berkualitas, cepat, mudah, terjangkau, dan terukur. Sehingga seluruh aparatur di kecamatan dan kelurahan paham dan tidak terjebak dalam praktek pungli dan gratifikasi,”sebut Andri Narwan dihadapan para peserta.

Foto : Peserta mengikuti sosialisi cegah pungli dan pengendalian gratifikasi.

Senada dengan Inspektur, Sekretaris Inspektorat, Yuniri Yunirman pada rangkaian sosialisasi sebelumnya mengatakan, praktek pungutan liar jika semakin marak pada pelayanan publik, tentunya akan mengganggu dan memberatkan masyarakat sehingga dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, menghambat perkembangan ekonomi dan merosotnya wibawa hukum.

“Pungutan liar adalah musuh bersama sehingga perlu penolakan secara tegas, efektif dan efesien. Begitu juga gratifikasi yang merupakan akar dari korupsi harus ditolak bila itu ada hubungannya dengan jabatan dan tugas sebagai ASN,”terang Yuniri.

Foto : Peserta mengikuti sosialisi cegah pungli dan pengendalian gratifikasi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Sosialisasi yang juga Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Payakumbuh, Afridol mengatakan, kegiatan sosialisasi seperti ini akan terus digelar untuk mengingatkan dan memberikan pemahaman kepada seluruh aparatur di lingkungan Kota Payakumbuh tentang pungutan liar dan gratifikasi.

Sehingga seluruh ASN dapat memahami resiko hukum yang ditimbulkan dari perbuatan melakukan pungli dalam pelayanan publik, serta dapat berkomitmen bersama agar tidak ada lagi pungutan liar dan gratifikasi yang bertentangan dengan peraturan dan per undang-undangan di Kota Payakumbuh.

Narasumber dalam sosialisasi itu adalah Asisten III Amriul Dt Karayiang, Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Payakumbuh Afridol, Sekretaris Inspektorat Kota Payakumbuh Yuniri Yunirman, Kasi Pemeriksa Kejari Payakumbuh Rezkinil Jusar, Kepolisian Iptu H. Lubis dan Bripka Zulmi Fadhil Frengky.(*)

Pos terkait

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia