Nyaris Buta, Ceniwati Sukses Operasi Katarak

  • Whatsapp

Limapuluh Kota, kcekdata.com–Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Ceniwati, seorang ibu rumah tangga berusia 64 tahun, akhirnya kembali melihat dengan sempurna usai operasi katarak.

Sebagai Peserta Bantuan Iuran (PBI) BPJS, awalnya Ceniwati, warga Jorong Sikabu-kabu, Nagari Tanjuang Haro Sikabu-kabu Padang Panjang, Kecamatan Luak ini, tak yakin bisa melihat dunia lagi dengan sempurna. Sebab kedua matanya kian hari kian tak bisa lagi melihat. 

Bacaan Lainnya


“Saya tidak yakin bisa memanfaatkan BPJS ini awalnya. Sebab tak yakin masih terdaftar sebagai peserta BPJS. Sehingga menunggu-nunggu hingga uang terkumpul untuk melakukan operasi. Tapi saya tak sabar , sebab mata tak lagi bisa melihat sama sekali, hingga saya datangi salah satu rumah sakit swasta di Kota Payakumbuh,”ungkap Ceniwati menuturkan kisahnya, Sabtu(20/2). 


Berbagai pendapat dari masyarakat awalnya membuat ibu Lima orang anak itu kian cemas dan khawatir soal pelayanan BPJS.”Ada yang mengatakan jika BPJS, pelayanan tidak sempurna, operasi katarak bisa gagal dan semacamnya. Namun setelah mendengar biaya Rp 8 juta rupiah jika tidak BPJS, akhirnya saya putuskan untuk mencoba kartu BPJS yang saya miliki, ternyata masih berlaku,”ucap Ceniwati. 


Singkat cerita, Ceniwati diberi rujukan ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Payakumbuh, melakukan pemeriksaan dan diobservasi hingga operasi tahap awal untuk sebelah mata bisa dilakukan dalam waktu satu pekan saja. Kemudian menunggu beberapa hari dan kembali dioperasi untuk sebelah mata lainnya.


“Alhamdulillah, sekarang saya sudah melihat dengan jelas lagi, pelayanan bagus, hasilnya juga sangat baik. Buktinya saya sudah bisa melihat kembali dengan jernih. Beruntungnya saya bisa menggunakan fasilitas BPJS ini. Jangan takut semua pelayanan sama,”tukas Ceniwati.(*)