Sakit Menahun, Nurabayani Terbantu BPJS Kesehatan

  • Whatsapp

Limapuluh Kota, kcekdata.com–Terjatuh dari tempat tidur, Nurbayani terserang stroke ringan, sejak satu tahun lalu. Ibu Tiga orang anak yang sudah berusia 70 tahun itu, menjalani perawatan rumah sakit dan menjalani pemulihan dengan berobat rutin. Meski sebelumnya terdaftar sebagai peserta BPJS Peserta Bantuan Iuran (PBI), sayang saat terserang stroke kepesertaan dinyatakan tak aktif.

Setelah dilakukan pengurusan kembali, ternyata kepesertaan BPJS PBI sudah berakhir. Sehingga perlu menjadi peserta mandiri. Meski dirasa awalnya cukup berat, namun dengan perbandingan biaya pengobatan rutin dan iuran cukup meringankan, hingga warga di Kabupaten Limapuluh Kota ini, memutuskan untuk menjadi peserta mandiri.

Bacaan Lainnya

“Awalnya saya dirawat dengan tindakan medis khusus, slang-slang hingga kabel deteksi tanda kehidupan. Kondisi itu diceritakan anak saya, Alhamdulillah, sekarang kesehatan sudah jauh lebih baik. Namun tetap berobat dan cek kesehatan rutin ke rumah sakit,”ucap Nurbayani.

Jika tak menjadi peserta BPJS, menurut Ibu yang biasa disapa Ibu Bay ini, entah berapa besar biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan.”Beruntung semua biaya pengobatan saat dirumah sakit, hingga berobat rutin, sekarang ditanggung BPJS,”tutup Nurbayani berharap segera benar-benar pulih.(*)